Walkie-Talkie Digital Terbaru dari Xiaomi: Jangkau 5 Kilometer Tanpa Sinyal Internet!

sumber foto: Selular.ID

HALOGARUT – Xiaomi kembali menunjukkan inovasi di ranah komunikasi digital dengan meluncurkan perangkat walkie-talkie generasi baru yang diklaim mampu menjangkau hingga 5 kilometer. Perangkat ini dihadirkan sebagai solusi komunikasi praktis bagi pengguna di luar jaringan seluler terutama untuk aktivitas outdoor, lapangan, atau kondisi darurat.

Berita peluncuran ini dirilis oleh media teknologi di Tiongkok baru-baru ini. Berikut rangkuman fakta, kelebihan, serta catatan pentingnya bagi konsumen Indonesia.

Fitur dan spesifikasi kunci Xiaomi Walkie-talkie

  1. Rentang jangkauan hingga 5 km
    Xiaomi menyebut perangkat ini menggunakan transmisi daya 3 watt pada pita frekuensi UHF (430–440 MHz), sehingga memungkinkan komunikasi hingga jarak 1–5 kilometer dalam kondisi ideal. Di lingkungan terbuka dan tanpa hambatan, jarak maksimum tersebut dapat dicapai. Namun dalam kondisi perkotaan atau hutan, jangkauan nyata bisa menurun.

  2. Baterai & waktu operasi
    Perangkat ini dilengkapi baterai 2.000 mAh yang mendukung sekitar 10 jam penggunaan kontinu ataupun hingga 120 jam dalam kondisi siaga. Pengisian dilakukan lewat port USB-C (5 V/1 A).

  3. Desain dan daya tahan
    Bobot perangkat sekitar 136,6 gram (termasuk antena) dengan dimensi 163 × 55 × 32 mm. Xiaomi juga mendesain perangkat agar bisa beroperasi dalam suhu antara –10 °C hingga 50 °C.

  4. Antarmuka & pengaturan
    Pergantian saluran dapat dilakukan secara otomatis (sinkronisasi kelompok) atau “kloning udara” (air-to-air copying). Pengguna dapat mengatur frekuensi atau opsi lewat aplikasi Xiaomi Intercom atau plug-in Mijia.

Keunggulan Xiaomi Walkie-talkie

  • Komunikasi independen dari jaringan seluler
    Karena menggunakan gelombang radio UHF, perangkat tetap bisa digunakan di lokasi yang jauh dari sinyal ponsel atau internet.

  • Praktis untuk tim lapangan atau petualangan
    Dengan fitur sinkron saluran dan kemudahan pengaturan, perangkat ini cocok untuk tim yang bergerak di medan terbuka seperti tim ekspedisi, petualang, atau pekerja lapangan.

  • Portabilitas & kemudahan penggunaan
    Bobot ringan dan antarmuka yang tidak rumit membuatnya mudah dibawa serta dioperasikan dalam kondisi normal.

Catatan dan pertimbangan penting

  • Jarak ideal vs praktis
    Klaim jangkauan 5 km berlaku dalam kondisi optimal tanpa hambatan seperti gedung, pepohonan, atau kontur tanah. Pada realita lapangan, jangkauan bisa jauh lebih rendah.

  • Legalitas frekuensi dan penggunaan
    Penggunaan pita UHF atau radio amatir di setiap negara memiliki regulasi tersendiri. Perangkat semacam ini harus dipastikan sesuai peraturan lokal agar tidak melanggar batas frekuensi yang diizinkan.

  • Ketersediaan pasar Indonesia
    Hingga kini belum ada pengumuman resmi bahwa perangkat ini akan dirilis secara global atau masuk ke pasar Indonesia. Belum diketahui pula bagaimana adaptasi firmware, dukungan bahasa, dan sertifikasi lokal.

  • Klaim teknologi satelit atau ultra-jauh (5.000 km)
    Sebelumnya terdapat kabar dari Jawa Pos bahwa Xiaomi Sports Walkie-Talkie dapat menjangkau hingga 5.000 kilometer, menggunakan sinyal 4G dan teknologi data nirkabel. Namun klaim ini tampak lebih tepat disebut “komponen data bergerak melalui jaringan seluler”. Daripada komunikasi radio langsung sejauh itu sehingga klaim praktis harus diverifikasi lebih lanjut.

Kesimpulan

Peluncuran walkie-talkie digital dengan rentang hingga 5 km dari Xiaomi membawa angin segar bagi kebutuhan komunikasi lapangan yang mandiri. Fitur seperti sinkronisasi saluran, antarmuka sederhana, dan ketahanan membuatnya menarik di kalangan pengguna outdoor atau tim kerja lapangan. Namun, konsumen Indonesia harus memperhatikan regulasi frekuensi lokal dan menunggu kepastian ketersediaan resmi. Untuk penggunaan nyata, jarak efektif kemungkinan akan lebih rendah dari klaim pabrikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup